PARTAI politik adalah hulu sekaligus hilir dalam kontestasi Pilkada. Di tangan partai politik, semua urusan Pilkada ditentukan. Mereka yang menyeleksi, merekrut, memilih, memutuskan sekaligus memenangkan tokoh. Segala pokok perkara, dari paling remeh sampai sebesar gajah, menjadi ranah kepentingan partai politik. Maka masuk akal, jika ingin mendeteksi dinamika Pilkada di Kabupaten Tangerang, harus bersumber pada aktivitas di dapur partai.

Read more

  • Facebook
  • Google
  • E-mail this story to a friend!
  • TwitThis
  • Yahoo! Buzz

Ketidakadilan terjadi bukan karena banyaknya orang-orang jahat,

melainkan karena kuatnya sikap ketidakpedulian

(Albert Einstein)

ac6a3dc191335a6dc11e7d8a99c75ed8_pilkada

Secara filosofis, Pilkada adalah metode regenerasi kepemimpinan politik, yang dilakukan secara demokratis, melibatkan suara rakyat, dibuat berkala, seraya memberikan legitimasi terhadap pemimpin yang terpilih. Tetapi itu saja tidak cukup. Idealnya, Pilkada tak hanya menjadi alat legitimasi (pengesahan), melainkan juga delegitimasi (penolakan).

Read more

  • Facebook
  • Google
  • E-mail this story to a friend!
  • TwitThis
  • Yahoo! Buzz

9d9562a7fd0a2f1604c8399f85f82848_korupsi-pilkada

Ada dua jenis korupsi. Korupsi karena kebutuhan,

dan korupsi karena keserakahan

(Teten Masduki, eks Koordinator ICW)

Gerak awal korupsi Pilkada yang potensial terjadi di Kabupaten Tangerang niscaya terjadi dalam empat pola utama. Mari lakukan anatomi (pembedahan). Sekaligus resolusi. Agar kita semua paham bahwa yang disebut kecurangan Pilkada tak hanya berbentuk pelanggaran dalam tahapan Pilkada itu sendiri. Melainkan sudah terajdi di periode paling dini, yaitu sekarang ini.

Read more

  • Facebook
  • Google
  • E-mail this story to a friend!
  • TwitThis
  • Yahoo! Buzz

245b4f715c81c8fb07e6c018d86ef318_knpi21

Rujukan testimoni terbaik demi menggambarkan kekuatan politik kaum muda, mau tak mau akan mengutip ungkapan Bung Karno, yang berbunyi: Beri aku sepuluh pemuda, maka akan aku ubah dunia…

Read more

  • Facebook
  • Google
  • E-mail this story to a friend!
  • TwitThis
  • Yahoo! Buzz

Catatan Kritis atas Fenomena Ribuan Spanduk

di Pilkada Kab. Tangerang

ff1ecd2072822e18571c71b921c4c352_baliho

RUMUS paten untuk mendongkrak nama beken di Pilkada Kab. Tangerang kurang lebih seperti ini: tebar spanduk untuk 278 kelurahan/desa, di 29 kecamatan. Berapa jumlahnya? Minimal 1.000 lembar, itu artinya per keluarahan/desa terpasang tiga sampai empat. Tentukan titik pemasangan, idealnya di jalur utama, perempatan, pasar, dekat masjid/sekolah, dan daerah yang menjadi jalur lalu lintas atau pergerakan orang. Jangan pancang di kuburan, apalagi di dalam gua.

Read more

  • Facebook
  • Google
  • E-mail this story to a friend!
  • TwitThis
  • Yahoo! Buzz

48b06f184b4f4ba94d2184bf86eafd30_para-tokoh-pilkada

Si  vis pacem, para bellum, jika ingin damai harus siap perang

(Pepatah Latin)

“Perang bukan lelucon”, kata Zlata Ifipovich, bocah kecil korban kebengisan balatentara Kroasia yang membantai muslim Bosnia. Tentu saja. Hanya orang dengan isi kepala jebol saja yang menyatakan perang adalah sebentuk dagelan. Atau harus terlebih dahulu menjadi sesinting Kaisar Nero, yang membakar Kota Roma (yang megah) sembari tertawa-tawa… Perang adalah perang.

Read more

  • Facebook
  • Google
  • E-mail this story to a friend!
  • TwitThis
  • Yahoo! Buzz

ca09393e04aebe4004617f944ee90ca1_demokrat

Surplus dukungan dan pemanjaan fasilitas pencitraan adalah dua pokok perkara yang kini menghilang dari Partai Demokrat. Apa-apa yang dulu begitu istimewa di tubuh partai berlogo The Mercy ini, kini malah berbalik menjadi beban.

Read more

  • Facebook
  • Google
  • E-mail this story to a friend!
  • TwitThis
  • Yahoo! Buzz

e68717f16b3c0c39113d3f8fb98ac10c_pilkada

Angka bulat dalam statistik, selalu berarti kebohongan

Hampir-hampir tak ada lagi riset politik yang bisa mendidik publik. Lantaran begitu pekat dengan manipulasi, rekayasa, serta kamuplase. Kita sebagai publik awam, acapkali kesal lantaran dijejali dengan pelbagai publikasi riset dengan kepentingan politik yang terlalu menonjol.

Read more

  • Facebook
  • Google
  • E-mail this story to a friend!
  • TwitThis
  • Yahoo! Buzz

04f85c893608d33b6c4a03e7399e4cf5_mantraGeorge Orwel, filsuf Inggris sekaligus juga novelis, pernah mengingatkan kita tentang bahaya “bahasa politik”. Menurutnya, bahasa politik dirancang untuk membuat sebuah dusta seolah-olah benar. Dalam bahasa politik, hanya ada satu aturan: semuanya adalah permainan.

Read more

  • Facebook
  • Google
  • E-mail this story to a friend!
  • TwitThis
  • Yahoo! Buzz

779dc16809416082073fc12739e3e5ce_bandar-judi

Tak pernah (mau) kalah. Alergi kalau harus rugi. Berani spekulasi. Lihai main curang. Tak sungkan-sungkan mengorbankan banyak pihak. Secara mendasar, mereka hanya bisa untung ketika ada yang buntung. Inilah tabiat asli para bandar. Dor!

Di mata para bandar, kaidah win-win solution (atawa menang bersama) adalah sepah yang dibuang ke tempat sampah!

Sama saja. Bandar Narkoba menangguk limpahan duit dari korban yang tercekik (karena sakaw atau fly). Bandar judi kaya raya dengan menipu rakyat jelata. Sementara Bandar Prostitusi menjadi kaum Jet Set dengan menjual pemuas syahwat. Kalaupun ada bandar yang membawa maslahat bersama, tak lain adalah bandar(a) Soekarno Hatta. Yang lain tidak. Read more

  • Facebook
  • Google
  • E-mail this story to a friend!
  • TwitThis
  • Yahoo! Buzz